JAKARTA – Girlband Cherrybelle membatalkan konser di Balikpapan beberapa waktu lalu, ternyata karena alasan administrasi yang tidak beres. Meski begitu, fans dan para penontonnya tidak mau tahu, sehingga mereka mengamuk di Samarinda.
Mengamuknya para fans itu mendapat respon dari girlband Cherrybelle ini. Menurut personel girlband Cherrybelle, Cherly dan Gigi, penggagalan konser yang menyebabkan ratusan calon penonton mengamuk bukan kesalahan dari manajemen Cherrybelle.
Alasan mereka, membatalkan konser sehingga fansnya gagal menonton grup vokal idolanya itu karena administrasinya belum beres. Sehingga, meski penonton mengaku sudah membayar dan membeli tiket, konser tetap dibatalkan.
Menurut Cherly, pembatalan konser itu berawal dari pihak penyelanggara konser yang mengundang Cherrybelle. Pihak EO dikatakan tak bisa menunaikan kewajibannya menyelesaikan administrasi dengan pihak manajemen girlband tersebut.
Chiby, sapaan akrab girlband tersebut pun akhirnya ikut angkat bicara perihal insiden tersebut."Manajer kami sudah minta maaf langsung di tempat perform kami. Semuanya sudah jelas kok," kata Gigi saat ditemui di fX Sudirman, Jakarta, Minggu (1/7) malam.
"Pokoknya Cherrybelle sudah melakukan tanggungjawab, tapi dari EO belum melakukan tanggung jawabnya," jelas Cherly, personel lainnya menimpali.
Konser yang seharusnya digelar di ball room Samarinda Central Plaza (SCP) itu pun akhirnya hanya menimbulkan emosi calon penonton yang menuntut pengembalian uang. Bahkan gara-gara ricuh itu salah satu panitia sudah ditangani oleh Mapolresta Samarinda.
Melihat kondisi tersebut, personel Cherrybelle mengaku akan menjadikan pengalaman itu sebagai pelajaran untuk ke depannya.
"Ini jadi pelajaran buat Cherrybele, dan buat EO supaya lebih prepare lagi ke depannya, supaya Cherrybelle sama Twibi (fans) nggak kecewa lagi," ujar Annisa. dtc
Source : http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=3efc71a478ebec01f096f715ac03f25c&jenis=c9f0f895fb98ab9159f51fd0297e236d
Tidak ada komentar:
Posting Komentar